Kamis, 11 Des 25 9:17 WITA

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KORMI Kaltara Kunker ke Pusat

ORGANISASI: Perwakilan dari pengurus KORMI Kaltara melakukan konsultasi ke KORMI Nasional. FOTO: KORMI KALTARA
by fidcom

TANJUNG SELOR – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Utara (Kaltara) baru-baru ini melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka konsultasi dan koordinasi ke KORMI Nasional di Jakarta.

Ada beberapa persoalan yang dibawa KORMI Kaltara dalam kunjungan ke pusat tersebut, di antaranya soal penguatan struktur organisasi serta pemutakhiran data Induk Organisasi Olahraga (Inorga) dan digitalisasi sistem informasi.

Ketua KORMI Kaltara, H. Achmad Djufrie, SE., MM mengatakan, dalam pertemuan itu dilakukan pembahasan terkait struktur, regulasi dan tata kelola organisasi. Diskusi dibuka dengan penyampaian KORMI Nasional mengenai perkembangan terbaru regulasi organisasi. 

“Khususnya penyempurnaan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) yang saat ini telah menyesuaikan kebutuhan tata kelola kelembagaan yang lebih modern, akuntabel dan adaptif,” ujar Achmad Djufrie, Rabu (10/12/2025).

Di kesempatan ini, KORMI Nasional juga menegaskan bahwa setiap penyesuaian kepengurusan harus mengedepankan prinsip profesionalisme dan kepatuhan terhadap pedoman organisasi, dengan tetap membuka ruang konsultasi dan pendampingan administratif dari sekretariat nasional. 

“Kita dari KORMI provinsi juga membahas kebutuhan penguatan fungsi kesekretariatan di daerah agar distribusi tugas dapat lebih terstruktur dan efisien,” tutur pria yang juga menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara ini.

Kemudian untuk pemutakhiran data Inorga dan digitalisasi sistem informasi juga menjadi atensi khusus dalam pertemuan tersebut. Untuk persoalan data Inorga, dilakukan konsolidasi mengenai data keanggotaan, baik itu yang berstatus penuh maupun sementara.

“Di sini KORMI Nasional menekankan terkait pentingnya akurasi data sebagai landasan program pembinaan, penyaluran bantuan, serta pengembangan kebijakan berbasis kebutuhan aktual Inorga di daerah,” jelas Achmad Djufrie.

Hal utama yang digaris bawahi KORMI Nasional di sini adalah soal perlunya optimalisasi digitalisasi data Inorga, pegiat, serta data kelembagaan kabupaten/kota. 

Tak sampai di situ, diskusi juga berkembang pada rencana pemanfaatan platform digital yang lebih terintegrasi agar pendataan dapat dilakukan secara berkala, cepat dan minim kesalahan. 

“Terhadap hal itu, kami dari KORMI Kaltara menyampaikan komitmen untuk memperbaharui data Inorga secara sistematis, termasuk validasi dengan Inorga binaan yang ada di Kaltara,” pungkasnya. (**)

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Selasa, 16 Desember 2025

KORMI Kaltara ‘Rapatkan Barisan’ Menuju Fornas Sulteng

#Kaltara
Rabu, 10 Desember 2025

PWI Nunukan Mantapkan Profesionalisme Wartawan Lewat OKK ke-IV

Rabu, 10 Desember 2025

KORMI Kaltara di 2025; Ukir Prestasi pada Fornas NTB hingga Mengawal Kabupaten/Kota

#Kaltara
Jumat, 28 November 2025

Gelar Rakerprov 2025, Menata Program Kerja KORMI Kaltara