Nunukan, fidcom.id– Tangki penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar berkapasitas sekitar 30 ton milik H Ruslan di Desa Pembeliangan RT 01, Kecamatan Sebuku, meledak dan terbakar hebat, Sabtu (9/5) malam.
Sebelum terbakar, warga sempat mendengar dua kali ledakan keras dari arah tangki. Tak lama kemudian, api membesar dan melalap bagian atas penampungan BBM tersebut.
Komandan Pleton Damkar Sektor Sebuku, Salman Hasan, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.55 Wita. Petugas langsung dikerahkan ke lokasi karena tingginya risiko ledakan lanjutan.
“Ledakan diduga dipicu tekanan panas di dalam tangki. Plat penutup tangki sampai robek lalu solar menyembur keluar dan tersulut api,” ujarnya, Minggu (10/5).
Diduga, suhu panas ekstrem menyebabkan peningkatan tekanan di dalam tangki yang tidak dilengkapi sistem ventilasi memadai.
Proses pemadaman dilakukan secara hati-hati menggunakan campuran air dan detergen untuk memecah permukaan bahan bakar agar api lebih cepat padam dan tidak menyebar.
“Penanganan kebakaran BBM berbeda dengan kebakaran biasa karena sangat rawan penyalaan ulang,” katanya.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar 30 menit kemudian dan dilanjutkan pendinginan hingga lokasi dinyatakan aman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Damkar Sebuku mengingatkan pemilik usaha penyimpanan BBM agar memperhatikan standar keamanan, terutama sistem ventilasi dan pengamanan tangki, guna mencegah kejadian serupa terulang. (new/fid)



