Kamis, 22 Okt 26 18:47 WITA

Ada Negara yang Mengolok-olok Kita, Padahal Perusahaan Mereka di Sini!

Prabowo Subianto (Foto: Antara)
by fidcom

Jakarta, fidcom.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan saat ini beberapa negara mengolok-olok Indonesia. Hal itu buntut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi hingga asapnya berdampak ke negara tetangga.
Prabowo mengatakan negara yang mengolok-olok itu padahal perusahaannya beroperasi di Indonesia dan dinilai harus ikut bertanggung jawab atas karhutla yang terjadi.

“Kita bertanggung jawab, tapi kita juga ada beberapa negara yang mengolok-olok kita, menghina dan sebagainya ya kan, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan-perusahaan mereka yang di sini. Nanti pada saatnya kita umumkan lah nama-nama itu,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD), Kamis (22/10/2026).

Prabowo menyebut karhutla di Indonesia banyak campur tangan perusahaan asing. Mereka diminta untuk ikut bertanggung jawab.

“Kita perlu waspada, kebakaran hutan ternyata ada indikasi-indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung jawab,” ucap Prabowo.

Prabowo mengaku kaget ada perusahaan yang sudah berkali-kali melanggar aturan hingga 19 kali masih diberikan konsesi. Ke depan, ia mau pihak yang sudah dua kali melanggar langsung dicabut izinnya.

“Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar 3 kali, 4 kali. Melanggar 3 kali, 4 kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar. Ini menurut saya sudah nggak usah lagi lah, kalau 2 kali melanggar cabut aja,” ucap Prabowo. (fid/new)

Berita Terkait
Kamis, 22 Oktober 2026

Seorang Ibu di Bulungan Laporkan Dugaan Perundungan, Polisi Mediasi Beberapa Kali

#Kaltara
Kamis, 22 Oktober 2026

Bro Ron Sowan ke Solo Minta Jokowi Naik Level Jadi Ketum PSI

#Nasional /Politik
Kamis, 22 Oktober 2026

Lomba Hadang Meriahkan HUT Kaltara, KORMI Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional

Selasa, 13 Oktober 2026

PWI Bulungan Bekali Siswa SMKN 3 Tanjung Selor Ilmu Jurnalistik