Nunukan, fidcom.id – Lapas Nunukan menggelar tes urine mendadak terhadap 20 warga binaan dan 10 petugas, Jumat (8/5) pagi. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.
Kepala Lapas Nunukan, Dony Setiawan mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara acak tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai langkah deteksi dini sekaligus memperketat pengawasan peredaran narkoba di dalam lapas.
“Kami ingin memastikan seluruh lingkungan lapas benar-benar bersih dari narkoba, termasuk petugas,” tegasnya.
Menurut Dony, tes urine akan dilakukan rutin setiap dua pekan disertai razia dan pemantauan tim pengamanan.
“Kalau ada indikasi penyalahgunaan narkoba, langsung kami lakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Lapas Nunukan berkomitmen mewujudkan zero Halinar atau bebas handphone ilegal, pungli dan narkoba sesuai instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.
“Tidak ada toleransi untuk narkoba di dalam lapas,” pungkasnya. (new/fid)



