Tanjung Selor, fidcom.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bulungan sukses menggelar Rapat Pleno I Tahun 2026, Sabtu (9/5/2026). Pertemuan strategis ini menghasilkan sejumlah poin krusial, mulai dari penguatan internal kepengurusan, peningkatan literasi informasi di masyarakat, hingga kesiapan total menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara di Nunukan.
Ketua PWI Bulungan, Fathu Rizqil Mufid, menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum akselerasi bagi organisasi. Berdasarkan hasil evaluasi, penyegaran dan peningkatan kapasitas pengurus menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan roda organisasi berjalan efektif. Melalui upgrading kepengurusan, kami menuntut profesionalitas yang lebih tinggi agar kehadiran PWI benar-benar dirasakan manfaatnya, baik oleh anggota maupun masyarakat Bulungan,” ujarnya.
Dalam rapat pleno tersebut, PWI Bulungan menyepakati fokus utama rencana kerja tahun ini. Di antaranya, peningkatan kompetensi internal dan soliditas organisasi. Kemudian, mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi informasi kepada masyarakat guna menangkal hoaks dan meningkatkan literasi digital.
Selain itu, PWI Bulungan juga merumuskan program-program taktis yang berkaitan dengan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan bagi wartawan yang tergabung dalam PWI Bulungan.
Penetapan Hari Jadi PWI Bulungan
Salah satu keputusan bersejarah dalam pleno kali ini adalah penetapan tanggal lahir PWI Kabupaten Bulungan. Secara resmi, organisasi profesi tertua di Indonesia cabang Bulungan ini menyepakati 11 Maret 2025 sebagai hari lahirnya.
“Penetapan ini penting sebagai identitas dan pijakan historis kami dalam menjalankan pengabdian profesi di Bumi Tenguyun. Dimana, di hari itu kami pengurus PWI Bulungan resmi dilantik sekaligus menjadi pengurus pertama bagi organisasi profesi ini,” tutur Fathu Rizqil Mufid.
Kesiapan Porwada II Kaltara
Menyongsong gelaran Porwada II Kaltara yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, PWI Bulungan menyatakan kesiapannya. Keseriusan ini ditandai dengan telah ditetapkannya struktur kontingen. Mulai dari penetapan Ketua Kontingen alias Chief de Mission (CdM) hingga jajaran pengurus kontingen telah dibentuk untuk menyusun strategi pemberangkatan.
“Kami tidak main-main. PWI Bulungan siap mengirimkan kontingen terbaik. Langkah selanjutnya adalah melakukan pendataan atlet dari seluruh anggota serta mempersiapkan teknis keberangkatan dan pemusatan latihan ringkas,” tegasnya.
Rizqil berharap, melalui Porwada II, selain mengejar prestasi olahraga, sportivitas dan silaturahmi antarwartawan se-Kalimantan Utara dapat terus terjaga dengan baik. (new/fid)


