Nunukan, fidcom.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Lapas Nunukan, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (7/5). Sedikitnya lebih dari 10 hektare lahan di belakang objek wisata Sei Lanuka hangus terbakar.
Kobaran api sempat bergerak menuju kawasan Panamas, Kelurahan Mansapa, sehingga tim gabungan memprioritaskan penyekatan untuk mencegah api mendekati permukiman warga.
“Api sempat bergerak ke arah Panamas. Tim langsung fokus melakukan penyekatan agar tidak mendekati rumah warga,” ujar Kasubbid Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, Jumat (8/5).
BPBD mencatat titik api mulai terdeteksi sekitar pukul 15.00 WITA dan baru berhasil dikendalikan pada malam hari setelah petugas berjibaku di medan berbukit dan berjurang.
Hasanuddin mengatakan, proses pemadaman terkendala akses jalan rusak serta minimnya sumber air di lokasi kebakaran.
“Mobil tangki tidak bisa menjangkau seluruh titik api karena jalan sempit dan rusak. Selain itu tidak ada sumber air di lokasi,” jelasnya.
Pemadaman melibatkan BPBD, Polres Nunukan, Brimob, KPH Nunukan, petugas Lapas, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga sekitar. Operasi berlangsung hingga malam hari dengan penerangan terbatas.
Dalam kejadian tersebut, satu personel BPBD mengalami luka akibat sengatan lebah saat bertugas. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.
BPBD Nunukan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca panas dan kering sangat rawan memicu kebakaran meluas.
“Kondisi saat ini sangat rawan dan api bisa cepat menyebar,” tegas Hasanuddin. (new/fid)



